Sebelas : Meluruskan istilah-istilah syari’at yang kerap disalahpahami, seperti pengertian Imamah, ‘Imarah, Bai’at, negeri Islam, negeri kafir, ‘Uhud (perjanjian) dan yang semisalnya.

Istilah-istilah di atas termasuk istilah yang banyak digunakan oleh orang-orang yang terjerumus dalam garis ekstrim. Dan tidak diragukan bahwa menyelewengkan istilah-istilah tersebut dari hakikatnya akan melahirkan berbagai macam kerusakan dan kehancuran bagi umat. Read the rest of this entry »

(2) Comments    [Selanjutnya]    Update : 15 Dzulqaidah 1430 H / 03-11-2009   

Enam : Berhukum dengan apa yang diturunkan oleh Allah.

Sudah merupakan tabiat dari kehidupan bahwa manusia sangatlah butuh kepada suatu aturan dalam kehidupan mereka agar terbentuk kehidupan yang seimbang dan sejahtera, tanpa ada kekurangan dan kejelekan yang membahayakan mereka. Maka dari hikmah dan rahmat Allah Jalla wa ‘Alaa, diutusnya para rasul dan diturunkannya kitab-kitab suci guna mewujudkan kemashlahatan untuk manusia pada perkara dunia maupun akhirat mereka. Read the rest of this entry »

(0) Comments    [Selanjutnya]    Update : 14 Dzulqaidah 1430 H / 02-11-2009   

Tiga : Komitment terhadap Jama’ah kaum muslimin dan Imam mereka.

Jama’ah kaum muslimin adalah kaum muslimin dibawah kepemimpinan seorang Imam (penguasa) muslim dalam sebuah negara.

Dan sudah merupakan ketentuan Allah Subhanahu wa Ta‘ala bahwa letak kebahagiaan dan kesejahteraan manusia adalah bila mereka bersatu di bawah seorang pemimpin, yang tanpa hal tersebut pasti akan berlaku hukum rimba, dimana yang lemah menjadi mangsa yang kuat. Allah ‘Azza wa Jalla menegaskan, Read the rest of this entry »

(0) Comments    [Selanjutnya]    Update : 13 Dzulqaidah 1430 H / 01-11-2009   

Berikut ini, kami akan mengetengahkan kepada para pembaca, beberapa solusi yang merupakan dasar-dasar penting dalam menanggulangi masalah terorisme dan bagaimana cara menjaga negara dan masyarakat dari bahaya terorisme tersebut. Read the rest of this entry »

(1) Comment    [Selanjutnya]    Update : 09 Dzulqaidah 1430 H / 28-10-2009   

Lima Belas : Menjadikan orang-orang yang komitmen terhadap agamanya sebagai bahan cercaan dan celaan.

Karena perbuatan sebagian orang, akhirnya sejumlah tuntunan syari’at dan orang-orang yang menerapkannya menjadi dihinakan. Sehingga orang yang berjenggot, laki-laki yang memakai pakaian di atas mata kaki, berpakaian islamy dan seterusnya, di kalangan sejumlah manusia telah menjadi tanda dan ciri tersendiri sebagai para teroris. Read the rest of this entry »

(0) Comments    [Selanjutnya]    Update : 06 Syaban 1430 H / 29-07-2009   

Dua Belas : Pembunuhan terhadap jiwa yang tidak bersalah.

Dan berkata Syaikh Muhammad bin Sholih Al-‘Utsaimin rohimahullah, “Dan jiwa yang diharamkan oleh Allah adalah jiwa yang terjaga, yaitu jiwa seorang muslim, (kafir) dzimmi, mu’ahad dan mus`tamin.” [1]

Dan semakna dengannya sejumlah ucapan para ulama yang telah berlalu penyebutannya ketika menyinggung pembagian orang-orang kafir. Read the rest of this entry »

(0) Comments    [Selanjutnya]    Update : 24 Rajab 1430 H / 17-07-2009   

Sepuluh : Menyebabkan terjadinya bahaya di tengah kaum muslimin.

Rasulullâh shollallâhu ‘alaihi wa ‘alâ âlihi wa sallam besabda,

إِنَّ أَعْظَمَ الْمُسْلِمِيْنَ فْي الْمُسْلِمِيْنَ جُرْمًا مَنْ سَأَلَ عَنْ شَيْءٍ لَمْ يُحْرَمْ عَلَى الْمُسْلِمِيْنَ فَحُرِّمَ عَلَيْهِمْ مِنْ أَجْلِ مَسْأَلَتِهِ

“Sesungguhnya muslim yang paling besar dosanya terhadap kaum muslimin adalah orang yang bertanya tentang sesuatu yang tidak diharamkan terhadap kaum muslimin, kemudian sesuatu tersebut diharamkan terhadap mereka karena pertanyaannya.” [1]

Read the rest of this entry »

(0) Comments    [Selanjutnya]    Update : 22 Jumadil Akhir 1430 H / 17-06-2009   

Lima : Hal tersebut adalah sikap khianat dan melanggar janji.

Dan telah berlalu berbagai dalil tentang bahaya dan besarnya siksaan terhadap orang-orang yang berkhianat dan melanggar janji. Dan kami ingatkan disini dengan firman Allah Jalla Sya’nuhu,

“Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman. (Yaitu) orang-orang yang kalian telah mengambil perjanjian dari mereka, sesudah itu mereka mengkhianati janjinya pada setiap kalinya, dan mereka tidak takut (akibat-akibatnya).” (QS. Al-Anfal : 55-56) Read the rest of this entry »

(0) Comments    [Selanjutnya]    Update : 05 Jumadil Awal 1430 H / 29-04-2009